Berbagi Informasi Menarik | 2019

Jumat, 23 Agustus 2019

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Kolam Ikan Koi

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Kolam Ikan Koi

Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang paling banyak dipilih untuk dipelihara di kolam ikan rumahan. Ikan koi memilki bentuk yang indah sehingga selain dapat dimanfaatkan sebagai ikan peliharaan, ikan ini juga dapat mendatangkan kesan asri di rumah. Jika Anda berniat untuk memelihara ikan koi dalam jumlah banyak, hal pertama yang harus dipikirkan adalah kolam ikan koi. 
Keberadaan kolam ikan di rumah mutlak diperlukan ketika ingin benar-benar memelihara ikan hias. Untuk membuatnya memerlukan perencanaan yang matang. Agar kolam ikan Anda berhasil dibuat, berikut adalah hal yang harus diperhatikan.

Tujuh Hal Terkait Pembangunan Kolam Ikan Koi yang Harus Diperhatikan

1. Buat Kolam dengan Ukuran yang Sesuai
Ukuran kolam ikan koi sangat bergantung kepada jumlah populasi ikan koi yang ingin dipelihara. Karena ukuran ikan koi umumnya besar, tentunya Anda membutuhkan ukuran kolam yang cukup besar. Memelihara ikan di kolam berukuran kecil akan sangat mempengaruhi pertumbuhan maupun reproduksi ikan itu sendiri.
Untuk ikan koi, ukuran kolam standar yang direkomendasikan adalah bervolume 5600 liter. Mungkin ukuran ini terdengar sangat besar untuk sebagian orang. Namun, dengan ukuran kolam ini Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal pada ikan koi Anda.
2. Sirkulasi Air dan Populasi Bakteri Baik
Sama seperti manusia, ikan koi juga membutuhkan bakteri baik untuk mendukung kesehatannya. Keberadaan bakteri baik sangat penting untuk menjaga agar ikan koi tetap hidup. Selain bakteri probiotik, Anda juga harus memperhatikan sirkulasi air mengingat kolam adalah perairan yang tidak mengalir alami. Untuk itu ,desainlah sirkulasi air yang baik untuk mendukung kehidupan ikan koi.
3. Instalasi Pompa Air
Sirkulasi air pada kolam ikan koi akan sangat bergantung kepada pompa air yang dipasang. Untuk itu, pasang pompa air dengan daya yang sesuai untuk ukuran besar kolam. Selain itu, letakkan pompa air sekitar 1 sampai 2 inci dari dasar kolam. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sedimen tidak ikut tersedot. 
4. Tempatkan Kolam Ikan di Tempat yang Layak
Tempat terbaik untuk kolam ikan di rumah adalah di area yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Air kolam yang terkena sinar matahari langsung dapat menyebabkan air menjadi panas. Air yang panas sangat tidak baik terhadap pertumbuhan ikan koi. Selain itu, kolam di area yang teduh juga berfungsi untuk memperlambat perutmbuhan alga.
5. Lubang untuk Kolam Ditutup dengan Liner
Kolam ikan koi yang dibuat sebaiknya ditutup dengan liner apabila telah selesai digali. Ada beberapa jenis liner yang bisa dipilih, misalnya liner yang fleksibel adalah liner karet ataupun plastik. Liner ini memiliki kelebihan berupa kemudahan untuk mengubah bentuk kolam. Jika kolam berada di tempat yang terkena paparan sinar matahari, sebaiknya pilih liner karet karena lebih tahan panas.
6. Berikan Filter pada Air Kolam
Keberadaan filter pada air kolam sangat penting untuk menghilangkan limbah yang berbahaya di kolam. Ada dua jenis filter yang biasa dipilih, yaitu filter mekanis dan biologis. Filter mekanis berfungsi untuk menyaring limbah padat pada kolam. Sementara filter biologis untuk mengubah ammonia menjadi nitrit yang lebih ramah dengan ikan.
7. Menambahkan Batu di Sisi Kolam
Anda bisa menambahkan batu halus di sisi kolam untuk membuat ikan semakin nyaman berada di kolam buatan. Untuk informasi lebih lanjut terkait desain kolam ikan, Anda bisa mengunjungi https://artikel.rumah123.com.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar