Berbagi Informasi Menarik | 2019

Kamis, 25 April 2019

Manfaat dan Bahaya Gula Pasir Bagi Kesehatan

Manfaat dan Bahaya Gula Pasir Bagi Kesehatan

Gula pasir merupakan produk yang sangat dibutuhkan dan juga merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan. Rasanya yang manis menambah kenikmatan aneka makanan atau minuman. Karbohidrat sederhana ini terbuat dari sari tumbuhan, seperti tebu, nira, aren, dan kelapa. Selain rasanya enak, gula pasir murah sangat mudah untuk didapatkan. Menurut penelitian, gula ternyata menyimpan banyak manfaat tak terduga bagi tubuh.

Namun jika mengkonsumsi gula berlebih bisa meningkatkan berat badan. Akan tetapi ada banyak ancaman lain dari gula bagi kesehatan tubuh. Nah, oleh sebab itu dalam artikel ini saya akan mengulas tentang manfaat dan ancaman bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Gula Pasir Bagi Tubuh

Meredakan nyeri haid

Ternyata kandungan gula bermanfaat untuk meredakan nyeri dan kram haid yang kerap membuat wanita tidak nyaman. Gula juga bisa memperbaiki mood dan meredakan rasa pegal-pegal ketika haid.

Cobalah secangkir teh hangat yang beraroma peppermint dengan sedikit tambahan gula yang tidak mengandung lemak dan kolesterol.

Menghaluskan kulit wajah dan bibir

Coba untukmembuat scrub sendiri menggunakan gula pasir dan madu murni. Oles pada permukaan kulit wajah dan bibir lalu pijat perlahan dengan gerakan memutar. Diamkan hingga 15 menit lalu bilas dan keringkan. Gula pasir juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati sehingga membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.

Meningkatkan energi dengan cepat

Gula yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi glukosa yang menghasilkan energi sangat cepat. Oleh karena itu, gula baik dikonsumsi saat tubuh lemas dan kelelahan, misalnya setelah berolahraga, saat bangun tidur, saat dehidrasi, dan sebagainya.

Meredakan stres

Tak heran saat kita dilanda stres, cokelat dan es krim menjadi obat yang mujarab. Ternyata gula memang mengandung hormon dopamine yang bisa menimbulkan rasa bahagia dan meredakan stres.

Meningkatkan tekanan darah

Bagi orang yang menderita tekanan darah rendah biasanya kepala sering terasa ringan dan pusing, bahkan tubuhnya bisa sangat lemas, limbung lalu jatuh pingsan. Hal ini disebabkan oleh kurang lancarnya aliran darah dan oksigen menuju otak. Kondisi seperti ini salah satunya dapat diatasi dengan mengonsumsi gula yang berguna sebagai sumber energi.

Meningkatkan fungsi otak

Saat konsentrasi menurun dalam mengerjakan suatu hal, itu tandanya tubuh Anda butuh gula. Dengan cepat gula akan meningkatkan fungsi otak sehingga dapat bekerja lebih baik.

Bahaya Gula Pasir Bagi Kesehatan Tubuh

Jantung

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi gula secara berlebih mampu mengganggu mekanisme jantung dalam memompa darah. Sehingga jika hal itu dibiarkan, gula sama saja dengan meningkatkan risiko gagal jantung.

Lemak di perut

Kasus obesitas semakin meningkat karena banyak orang menjalani gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya adalah konsumsi gula berlebihan. Gula memang berperan sebagai salah satu penyebab utama lemak tertimbun di lingkar pinggang dan perut.

Kanker

Konsumsi gula dalam jumlah tinggi sama dengan kesempatan bertahan hidup yang relatif rendah bagi para penderita kanker, khususnya kanker payudara dan kanker usus besar.

Kecanduan

Sifat gula sangat buruk, hampir sama dengan alkohol yang bisa membuat seseorang kecanduan. Ketika gula ditinggalkan, 'pecandu' akan terus merasa lapar dan ingin makan gula lagi.

Hati

Penelitian lain tahun yang lalu juga membuktikan bahwa gula dan alkohol punya efek yang sama bagi hati, yaitu bersifat racun. Fungsi hati bahkan bisa mengalami gangguan serta kerusakan akibat konsumsi gula berlebihan.
Share:

Rabu, 10 April 2019

Bahaya Merokok di Dalam Rumah

Bahaya Merokok di Dalam Rumah

Merokok di dalam rumah ternyata tak hanya berbahaya bagi perokok itu sendiri, tetapi juga semua orang yang tinggal di rumah itu.

Sebuah penelitian menemukan, merokok di dalam rumah akan meninggalkan zat-zat beracun di perabotan rumah, karpet, tirai, bahkan dinding rumah.

Seorang ahli kimia, dokter Eunha Hoh mengungkapkan, asap rokok mengandung ribuan bahan kimia yang bisa tinggal di suatu permukaan. Dari ribuan bahan kimia itu, banyak yang beracun dan bersifat karsinogenik.

Menurut ilmuwan, semakin lama suatu lingkungan terpapar bahan kimia, maka dapat mengubah senyawa kimia menjadi berbahaya. Jika terpapar selama bertahun-tahun, dapat meningkatkan risiko kanker, serangan asma, masalah pada paru-paru, iritasi di tenggorokan, dan mata.

Asap rokok memang dapat diserap ke semua permukaan yang berpori. Zat beracun dari asap rokok itu kemudian akan menetap lama di semua perabot rumah tangga yang terkontaminasi.

"Kami benar-benar terkejut dengan betapa kuatnya kontaminasi di rumah, bahkan setelah beberapa bulan orang berhenti merokok di dalam rumah," ujar seorang ilmuwan kesehatan lingkungan, dokter Penelope Quintana.

Merokok di dalam rumah tentu akan membahayakan kesehatan anak-anak yang sering bermain-main di sofa maupun karpet di rumah mereka.

Peneliti menyebut anak-anak ini sebagai perokok ketiga atau mereka yang tidak merokok, tidak terpapar asap rokok secara langsung, akan tetapi terpapar zat beracun dari asap rokok yang telah mengendap di perabotan rumah.

Penelitian lain menunjukkan, orangtua yang merokok di kebun atau halaman rumah juga tetap bisa membahayakan anak-anak. Peneliti pun mengingatkan orang-orang untuk berhati-hati jika membeli rumah bekas perokok.

Seorang psikolog dari San Diego State University, Amerika Serikan, Georg Matt bahkan mengatakan bahwa rumah adalah gudang polusi asap tembakau. Georg telah 20 tahun meneliti efek asap rokok bagi orang ketiga. 
Share:

Kamis, 04 April 2019

Pulau Terbaik Dunia ada di Indonesia

Pulau Terbaik Dunia ada di Indonesia

Pulau Bali mendapat predikat pulau wisata terbaik kedua di dunia pada 2015 setelah Kepulauan Galapagos, Ekuador, versi majalah Travel and Leisure.

Di tingkat Asia, Pulau Bali mendapat peringkat pertama, mengungguli Maldives dan Phuket, Thailand. Pencapaian ini diraih karena Bali mempunyai keindahan alam, keunikan budaya, dan keramahtamahan penduduk.

Penghargaan pulau terbaik dunia untuk Bali itu bukan yang pertama. Bali menjadi tiga besar pulau wisata terbaik dunia versi Travel and Leisure sejak 2009.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bangga terhadap pencapaian Bali ini. Pencapaian ini melengkapi sejumlah survei serupa yang diselenggarakan media atau institusi lain.

Sebagai contoh, 9 Agustus lalu, Raja Ampat meraih peringkat pertama dan Taman Nasional Komodo di urutan kedua World’s Best Snorkeling Destination versi CNN. Galapagos berada di rangking ketiga.

Branding Wonderful Indonesia, yang tadinya tidak ada rankingnya, pada 2015 melesat 100 peringkat jadi ranking ke-47, mengalahkan Amazing Thailand yang menduduki ranking ke-83. Hal yang memuaskan, mengalahkan branding Truly Asia Malaysia yang hanya ranking ke-96,” kata Arief di Jakarta.

Dia mengatakan, strategi pencitraan destinasi yang digenjot pemerintah mulai menampakkan hasil. Untuk 2016 dan masa mendatang, kata Arief, strategi promosi dan pencitraan tetap dilanjutkan.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Agung Yuniartha mengatakan, penghargaan ini jadi tantangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk pelaku pariwisata, serta masyarakat untuk mempertahankan budaya hingga berkreasi dengan destinasi baru.

”Ini kebanggaan Bali. Namun, kami menyadari, tetap perlu penyusunan agenda budaya untuk lebih maksimal berpromosi,” katanya.


Menurut Yuniartha, potensi pariwisata budaya di Bali belum banyak tergali. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Bali berencana memperbanyak dan memperkuat desa wisata. Program ini diharapkan mampu meratakan pariwisata agar tidak hanya berpusat di Bali bagian selatan.


Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Made Sadra berharap pemerintah terus memperkuat eksistensi desa adat. Alasannya, desa adat berperan dalam pariwisata Bali yang masih mengandalkan keindahan alam dan tradisi yang bersumber di desa adat.

Pariwisata budaya

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali Ngurah Wijaya bangga atas penghargaan yang diraih Bali untuk kesekian kali ini. Ia meminta komitmen pemerintah memperkuat pariwisata budaya dan menjalankan regulasinya.

Wijaya menilai, perlu ada regulasi mengenai zonasi. ”Ini penting agar budaya tetap terjaga


di antara gempuran pembangunan modern. Jika kebablasan, pariwisata Bali bisa rusak,” ujarnya.


Bandara Internasional Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, masih menjadi andalan pintu masuk pariwisata Bali. Puluhan ribu wisatawan asing datang setiap bulan. Namun, pemerintah setempat khawatir pintu masuk Bali ini ternoda kasus pemerasan terhadap wisatawan, seperti yang menimpa turis Tiongkok pada September lalu. Kenyamanan dan keamanan pun dipertaruhkan.


Setiap tahun, wisatawan asing yang datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, meningkat. Pada 2015, jumlah wisatawan asing sekitar 4 juta orang, sedangkan wisatawan domestik sekitar 6 juta orang. Namun, lama tinggal wisatawan menurun dalam lima tahun terakhir, dari lima hari menjadi tiga hari.


Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, Bali akan tetap digunakan sebagai hub Indonesia untuk memperkenalkan potensi obyek wisata unggulan, seperti Raja Ampat, Yogyakarta, Morotai, dan ratusan destinasi wisata lain.
Share: