Berbagi Informasi Menarik | 2019

Jumat, 22 Maret 2019

7 Tisp Biar Tidak Malu Ngajak Orang Kencan

7 Tisp Biar Tidak Malu Ngajak Orang Kencan

Bertemu dengan lawan jenis yang menarik terkadang membuat kita malu-malu. Reaksi ini memang tidak salah. Namun, rasa malu yang dibiarkan terus menerus akan menjadi masalah jika hadir pada situasi romantis.

Tak jarang karena rasa malu yang berlebihan, seseorang memilih diam di rumah ketimbang bertemu orang baru.

Nah, bagi kamu yang sering terbelenggu rasa malu ketika hendak mengajak berkencan lawan jenis, kamu mungkin bisa mengikuti lima tips berikut, seperti dilansir dari situs Men's Health.


1. Mengubah sikap

Menurut Dr. Kristie Overstreet, seorang psikoterapis dan seksolog klinis, kamu harus mengubah pandangan keseluruhan tentang kencan.

Alih-alih mengalah atau berpikiran negatif, bersikaplah lebih positif. Misalnya, ketika kencan pertamamu berakhir buruk atau rekan kencanmu tidak merespons positif.

"Lalu kenapa? Apa masalahnya jika kencan ini tidak mengarah ke kecocokan?" kata Overstreet.

Tanamkan pada diri sendiri bahwa apapun yang terjadi pada kencan yang dijalani, terutama jika hasilnya buruk, hal itu bukanlah akhir dari dunia, dan kebahagiaanmu tidak terletak pada rekan kencanmu itu saja.

Ketika pandangan ini sudah menjadi kebiasaan, maka kamu akan menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak ragu berkenalan dengan orang lain.

Ingatlah, kencan adalah tentang berlatih menjadi mahir. Ada kalanya kencan yang dijalani tidak berjalan mulus. Namun, itu bukan masalah bukan?

2. Tanamkan bahwa dirimu hebat

Kamu adalah orang yang memenuhi syarat, keren dan menyenangkan. Bahkan jika kamu tidak percaya ada hal-hal positif dalam dirimu, percayalah bahwa dirimu hebat. Kamu akan menjadi pasangan yang hebat bagi seseorang suatu hari nanti.

Overstreet menyarankan untuk membuat daftar tentang hal-hal positif yang ada pada dirimu. Luangkanlah waktu sekitar lima menit dan temukan kekuatan dari dirimu.

"Melakukan ini akan membuat dirimu ingat kembali bahwa kamu layak menjadi pendamping seseorang," ujarnya.

3. Ambil kesempatan

Beranilah untuk mengambil kesempatan. Kamu mungkin bukan tipe orang yang pergi ke bar dan mengajak pergi seseorang yang kamu anggap menarik di sana.
Jika kamu memang tidak terbiasa mencari teman kencan di keramaian, kamu bisa mencoba aplikasi kencan. Berbincanglah dengan beberapa orang dan lihat perkembangannya.

Tidak ada tekanan dari siapapun untuk menjalani hubungan dengan setiap orang yang diajak berkenalan. Ketika kamu merasa nyaman dengan seseorang, ajaklah orang itu pergi atau sekadar minum kopi bersama.

Hal terburuk yang mungkin dikatakannya adalah menolak ajakanmu. Tak masalah. Sebab, jika kamu tidak mengambil kesempatan itu kamu tidak akan pernah tahu.

4. Komunikasikan rasa malumu


Jangan takut mengatakan pada rekan kencanmu tentang rasa malumu, terlebih sebelum kencan berlangsung.

Tak masalah untuk terbuka tentang perasaanmu. Ketika kamu jujur, kamu tak perlu berpura-pura percaya diri saat kamu sebetulnya sangat gugup.

"Jujurlah jika kamu merasa malu, jangan takut mengatakan bahwa dia sangat menarik sehingga kamu sangat gugup berada di dekatnya," kata Overstreet.

Rekan kencanmu tersebut mungkin saja merasa tersanjung. Bahkan, bisa saja mereka justru tersenyum mendengarkan pengakuan jujurmu.

Semenarik, sekeren atau selucu apapun rekanmu itu, bisa saja mereka juga merasa malu. Jangan berasumsi bahwa mereka pasti tidak merasa malu sepertimu.


"Mungkin tidak hanya kamu yang merasa malu. Ketika kamu jujur, mungkin saja mereka juga mengatakan hal sama," kata dia.

Ketika kalian berdua sama-sama mengakui kegugupan tersebut, suasana bisa saja lebih cair. Bahkan jika rekanmu itu tidak gugup, dia bisa jadi akan lebih empati dengan perasaanmu.

Ketika berkencan, kita benar-benar harus meminimalisasi rasa khawatir karena tidak ada seorang pun yang mengetahui perasaan kita sebenarnya, bukan?

5. Ambil nafas panjang

Ambil nafas panjang dan dalam, tahan selama beberapa detik sebelum melepaskannya selama empat detik.

Lakukan hal ini beberapa kali sebelum kamu pergi berkencan maka rasa gugup yang mungkin muncul ketika berkencan akan hilang.

Jika kamu masih gugup, merasa hilang arah atau bingung apa yang harus dikatakan, ulangi tahapan tersebut.

Mengambil nafas panjang dan dalam akan membuat tubuh kita lebih rileks secara otomatis dan akan membuat kita lebih tenang.

Namun, jangan mengambil nafas terlalu berlebihan hingga rekanmu bisa mendengar nafasmu itu.

Sebab, rekan kencanmu bisa saja mengira kamu sedang sesak nafas atau frustrasi. Lakukanlah secukupnya.

Saat terbaik untuk melakukannya adalah ketika rekanmu sedang berbicara atau menceritakan tentang dirinya. Kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk mengolah nafas. Lakukan sesunyi mungkin.

6. Tampilkan postur tubuh yang baik

Penampilan fisik sangatlah penting pada kencan pertama. Kamu tidak perlu menjadi figur yang sempurna, namun tunjukanlah versi terbaik dirimu.

Misalnya, jangan lupa menyetrika pakaian, sikat gigi dan gunakan wewangian. Kamu boleh saja merupakan pribadi yang pemalu, tapi tunjukanlah postur tubuh yang meyakinkan.

Sesekali, tak masalah untuk mengangkat sedikit bahumu.

"Kamu bisa tampak percaya diri dengan mengangkat dagumu dan berdiri tegak, bahkan jika kamu sebetulnya tak merasa percaya diri," kata Overstreet.

7. Mengatur pikiran

Ketika rekan kencanmu bersedia meluangkan waktu bersamamu beberapa saat, baik itu di kafe, mall maupun halte bus, ingatlah bahwa dia ada di sana.

Artinya, dia tidak akan kabur dan tidak masalah berada di dekatmu. Padahal, dia bisa saja pergi kapanpun, namun hal itu tak dilakukannya.

Situasi tersebut mencoba mengingatkanmu bahwa dia menikmati berada di dekatmu.

Situasi itu adalah tanda yang positif dan mengindikasikan bahwa hal-hal yang kamu lakukan sudah benar.

"Hal ini akan membantu mengusir pikiran-pikiran negatif terhadap dirimu sendiri yang berpotensi membangkitkan lagi rasa malumu," ujarnya.
Share:

Kamis, 14 Maret 2019

Cara Posting Foto dan Video di Instagram Ke Banyak Akun

Cara Posting Foto dan Video di Instagram Ke Banyak Akun

Beberapa pengguna Instagram tak hanya memiliki satu akun saja. Banyak pula yang memiliki akun "rahasia" atau memang sengaja membuat akun untuk kepentingan lain, seperti bisnis.

Untungnya, Instagram memberikan kemudahan bagi para penggunanya yang ingin mengunggah foto dan video yang sama, di akun yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.

Instagram diam-diam merilis fitur tersebut, namun baru hadir untuk pengguna Instagram di iOS. Kabar ini pun dikonfirmasi oleh salah satu perwakilan Instagram.

"Kami meluncurkan fitur ini untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi orang-orang yang sering mengunggah foto di akun yang berbeda," jelas Instagram.

Fitur ini akan muncul sebelum pengguna mempublikasikan unggahan, tepatnya ada di di bawah opsi "Tambahkan Lokasi". Di bawahnya akan muncul beberapa akun Instagram yang telah log-in di perangkat yang sama.

Lantas pengguna tinggal memilih ingin mengunggah foto di akun mana saja, dengan menggeser tombol ke kanan.



Tech Crunch Fitur Instagram yang bisa memudahkan penggunanya untuk mengunggah foto dan video di akun yang berbeda dalam satu waktu.


Selama ini, untuk mengunggah konten di akun yang berbeda cukup memakan banyak waktu dan kuota. Sebab, pengguna harus membuka akun satu per satu, lantas mengulang proses unggahan dari awal.

Meski rilis di Instagram non-bisnis, fitur ini agaknya akan lebih bermanfaat bagi para pelaku bisnis untuk mepermudah promosi produknya di Instagram. Bisa juga dimanfaatkan bagi para influencer atau buzzer yang memiliki basis penggemar berbeda.

Sayangnya, Instagram masih belum mau membeberkan apakah kemampuan posting di banyak akun sekaligus juga akan hadir di platform Android atau tidak.

Fitur ini pun akan cukup menarik jika diaplikasikan ke Instagram Stories, namun Instagram juga menolak untuk menanggapi lebih banyak.

Baru-baru ini, Instagram juga menguji coba shortcut untuk memudahkan pengguna Android mengimpor foto dari Google Photos. Shortcut tersebut akan muncul di sela-sela preview unggahan dan galeri album foto. Informasi ini pun tak dibantah Instagram.

"Kami hanya menguji coba fitur ini di Android. Anda memang bisa mengunggah foto ke feed dari Google Photos di Android sebelumnya, tapi opsi itu tersembunyi dibalik beberapa tahapan, jadi kami meningkatkannya agar bisa lebih mudah," jelasnya.

Instagram memang dilaporkan sedang mengembangkan beberapa fitur baru belakangan. Selain dua fitur di atas, apliksi bagi foto dan video ini dikabarkan tengah menguji coba akun khusus untuk para influencer.
Share:

Jumat, 01 Maret 2019

Kominfo Bakal Blokir PUBG dan Mobile Legend?

Kominfo Bakal Blokir PUBG dan Mobile Legend?

Beberapa waktu belakangan beredar sebuah pesan berantai yang mengatakan bahwa permainan elektronik yang mengandung kekerasan akan diblokir oleh Kominfo.

Beberapa judul game populer ikut terseret, seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends. Menurut pesan tersebut semua game ini akan mulai diblokir per tanggal 31 Januari 2019.

Lantas apakah kabar ini hoax atau fakta?

Menurut pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kabar tersebut adalah murni hoax. Kabar soal pemblokiran game berbau kekerasan itu sudah disebarkan sejak akhir tahun 2018 lalu.


Hoax PUBG diblokir Kominfo


Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, Kamis (10/1/2019), Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Subdit Pengendalian Konten Internet di bawah Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika sendiri tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi sebagaimana yang disebutkan.

"Itu murni hoax," ungkap Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo memang mengembangkan klasifikasi dengan membagi ketentuan penggunaan berdasarkan kategori konten dan kelompok usia pengguna.

Pembagian kelompok usia tersebut terdiri dari lima kelompok, yakni kelompok usia 3 tahun atau lebih, kelompok usia 7 tahun atau lebih, kelompok usia 13 tahun atau lebih, kelompok usia 18 tahun atau lebih, serta kelompok semua usia.

Melalui keterangan resminya, pihak Kominfo menegaskan bahwa setiap kategori kelompok usia memiliki kriteria konten masing-masing.

Untuk permainan dengan konten yang berkaitan dengan kekerasan hanya diperbolehkan untuk permainan elektronik untuk kategori usia 13 tahun ke atas dengan batasan tertentu.
Share: